Ibadah haji diwajibkan hanya sekali seumur hidup. Hukum haji kedua dan seterusnya adalah sunna. Tapi, bagi mereka yang bernadzar haji, hukum haji itu menjadi wajib akibat nadzar.
Pelaksanaan ibadah ini tidak lepas syarat dan rukun haji. Ada 5 Syarat wajib haji yang perlu diketahui di antaranya sebagai berikut:
1. Beragama Islam
2. Berakal, tidak wajib haji bagi orang gila dan orang bodoh.
3. Baligh
4. Merdeka
5. Kuasa atau mampu
Ibadah haji dilaksanakan pada bulan haji (Dzulhijjah), tepatnya ketika waktu wukuf di Arafah tiba (9 Dzulhijjah), hari Nah{r (10 Dzulhijjah), dan harihari Tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Rangkaian ibadah haji itu sudah dimulai sejak bulan Syawwal, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.
Rukun Haji
Berikut enam rukun haji dikutip dari Buku Tuntunan Manasik Haji dari Kemenag:
1. Niat Ihram (niat)
نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بحَجَةِ
Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma hajjan.
Artinya; Aku niat melaksanakan haji dan berihram karena Allah Swt. Aku sambut panggilan-Mu, ya Allah untuk berhaji.