Perbedaan Subhanallah dan Masyaallah, Ini Keutamaannya

Kastolani Marzuki
Muslim dianjurkan selalu berdzikir mengucapkan subhanallah dan masyaallah. (Foto: ist)

Ketika Allah menciptakan Adam, Adam as tiba-tiba bersin. Allah mengilhamkan kepadanya agar mengucapkan “alhamdulillah”. Adam pun mengucapkannya. Usai Adam mengucapkan kalimat tersebut, Allah kemudian menjawabnya dengan kalimat, “Yarhamukallah : semoga Allah menyayangimu.

Dengan rahmat serta kasih sayang sajalah maka aku menciptakanmu.” Para malaikat kemudian berkata, “Ini adalah kalimat yang sangat agung, karena itu ia tidak layak untuk dilalaikan.”

Mereka pun kemudian menggabungkan kalimat ini dengan kalimat sebelumnya, sehingga mereka membacanya menjadi “subhanallah walalhamdulillah”. Dengan dua kalimat ini terasa lebih ringan bagi mereka memikul ‘Arsy.

Kemudian dua kalimat ini mereka sebut-sebut dalam zikir mereka sampai Allah SWT mengutus Nabi Nuh as. Umat Nabi Nuh as adalah umat pertama yang menyembah berhala dan menjadikannya sebagai Tuhan.

Kemudian, Allah SWT mewahyukan kepada Nuh as untuk menyampaikan kepada kaumnya kalimat ” laa ilaaha illallah ” tiada tuhan selain Allah’. Nuh pun dengan penuh taat menyampaikan kalimat tersebut kepada kaumnya. Mendengar kalimat ini para malaikat merasa sangat berbahagia

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI Minta Warga Hormati Perbedaan Awal Puasa: Jangan Rusak Persaudaraan

57 tahun lalu

Beda Awal Puasa Ramadan, Haedar Nashir: Itu Ruang Ijtihad, Tak Perlu Saling Menyalahkan

57 tahun lalu

Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Menag: Semoga Tak Ada Perdebatan

57 tahun lalu

Perbedaan Nahwu dan Shorof, Pengertian Beserta Contohnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal