Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapan Puasa Ramadhan 2026 Menurut NU? Begini Perhitungan Lembaga Falakiyah PBNU
Advertisement . Scroll to see content

Beda Awal Puasa Ramadan, Haedar Nashir: Itu Ruang Ijtihad, Tak Perlu Saling Menyalahkan

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:54:00 WIB
Beda Awal Puasa Ramadan, Haedar Nashir: Itu Ruang Ijtihad, Tak Perlu Saling Menyalahkan
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (dok. Muhammadiyah)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia untuk menyikapi potensi perbedaan awal puasa Ramadan 1447 H dengan bijaksana. 

Menurutnya, perbedaan metode penentuan awal bulan suci adalah hal yang lumrah dalam ranah ijtihad. Haedar menekankan agar perbedaan tersebut tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan sarana untuk memperkuat persaudaraan.

Perbedaan sebagai Ruang Ijtihad

Terkait adanya kemungkinan perbedaan hari dimulainya ibadah puasa, Haedar berpesan agar masyarakat tidak saling menyalahkan satu sama lain. Ia menilai keberagaman tersebut merupakan hasil ijtihad masing-masing pihak yang harus dihargai. 

“Perbedaan ini harus menjadi ruang ijtihad, yang tak perlu saling menyalahkan satu sama lain. Perbedaan harus disikapi dengan arif dan bijaksana,” ungkap Haedar di Yogyakarta, Selasa (17/2/2026). 

Dia menambahkan, fokus utama umat Islam seharusnya bukan pada perdebatan tanggal, melainkan pada esensi puasa itu sendiri, yaitu meningkatkan ketakwaan baik secara pribadi maupun kolektif. 

Selain soal perbedaan awal Ramadan, Haedar juga mengajak masyarakat menjadikan puasa sebagai "kanopi sosial". Puasa tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai perisai dari konflik sosial. 

“Puasa itu melatih kita untuk tahan diri, bahkan di saat ada pihak yang mengajak kita berkonflik atau bertengkar,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut