Perbedaan Subhanallah dan Masyaallah, Ini Keutamaannya

Kastolani Marzuki
Muslim dianjurkan selalu berdzikir mengucapkan subhanallah dan masyaallah. (Foto: ist)

Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu "Maasyaa Allah, laa quwwata illaa billah" (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). (QS. Al Kahfi, ayat: 39)

Dzikir atau mengingat Allah sangat dianjurkan diucapkan dalam segala hal baik di kala susah maupun senang. Sebab, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.

Allah SWT berfirman:

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ

Artinya: Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku". (QS. Al baqarah: 152).

Ibnu Abbas menakwilkan ayat tersebut. Disebutkan bahwa makna yang dimaksud ialah ingat Allah kepada manusia jauh lebih banyak daripada ingat manusia kepada-Nya.

Di dalam sebuah hadis sahih disebutkan: Allah Swt. berfirman, "Barang siapa yang ingat kepada-Ku di dalam dirinya, niscaya Aku ingat (pula) kepadanya di dalam diri-Ku; dan barang siapa yang ingat kepada-Ku di dalam suatu golongan, niscaya Aku ingat (pula) kepadanya di dalam golongan yang lebih baik daripada golongannya."

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI Minta Warga Hormati Perbedaan Awal Puasa: Jangan Rusak Persaudaraan

57 tahun lalu

Beda Awal Puasa Ramadan, Haedar Nashir: Itu Ruang Ijtihad, Tak Perlu Saling Menyalahkan

57 tahun lalu

Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Menag: Semoga Tak Ada Perdebatan

57 tahun lalu

Perbedaan Nahwu dan Shorof, Pengertian Beserta Contohnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal