Kisah Soekarno dan Kembalinya Kumandang Azan di Masjid Biru Rusia

Anton Suhartono
Kastolani Marzuki
Masjid Biru di Rusia yang berdiri megah. (Foto:AFP)

Permintaan itu diamini Soekarno. Tapi sebelum pulang ke Tanah Air, dia meminta kepada pemimpin Uni Soviet kala itu, Nikita Khrushchev, untuk mengembalikan fungsi masjid. Khrushchev pun memenuhi permintaan Soekarno. Tak lama kemudian, menara-menara Masjid Biru kembali menggemakan suara azan.

Masjid Biru dibangun oleh arsitek Nikolai Vasilyev atas izin Tsar Nikolai II pada 1907. Vasilyev memberi ornamen berwarna toska pada kubahnya. Inilah yang membuatnya disebut Masjid Biru.

Penemuan makam perawi hadits Nabi Muhammad SAW termasyhur, Imam Bukhari di Samarkand yang kini bernama Uzbekistan juga tidak lepas dari peran Presiden Soekarno.

Presiden pertama RI itu memang saat itu disegani oleh berbagai negara. Bukti-bukti keandalan diplomasinya pun masih bisa dirasakan saat ini, termasuk di Rusia.

Selain Masjid Biru, ada jejak Islam lainnya di Rusia yang berhasil diungkap atas peran Soekarno.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Hentikan Dialog saat Azan Berkumandang: Kita Tunggu Sebentar

57 tahun lalu

Kabar Duka, Yurike Sanger Istri ke-7 Presiden Soekarno Meninggal Dunia

57 tahun lalu

The Real Princess! Syahrini dan Dewi Soekarno Makan Bareng di Jepang

57 tahun lalu

Mantan Istri Presiden Soekarno Dewi Soekarno Didenda Rp3 Miliar di Jepang, Ini Kronologi Kasusnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal