Kisah Imam Ibnu Majah, Perawi Hadits Sekaligus Ahli Sejarah

Kastolani Marzuki
Kisah Imam Ibnu Majah, Perawi hadits sekaligus Ahli Sejarah yang perlu diteladani generasi Muslim. (Foto:

Ibnu Majah wafat dalam usia 74 tahun, pada hari Selasa, 22 Ramadhan 273 H. Pada masa berdaulatnya dinasti Abbasiyah, kegiatan ilmiah khususnya di bidang hadis mencapai puncak keemasannya. 

Saat itu, para ulama banyak yang ikut andil dalam kegiatan pengumpulan hadis. Sayangnya, pada saat yang bersamaan, kegiatan pemalsuan hadis juga semarak.

Kondisi seperti itu menggugah para ulama, khususnya ahli hadis, untuk membuat ukuran (parameter) dalam penetapan hadis-hadis Nabi. 

Petualang Ilmu

Sejak remaja, Ibnu Majah dikenal sebagai sosok yang tekun dan cinta ilmu. Pada usia 15 tahun, Ibnu Majah belajar hadits pada seorang guru besar kala itu, Ali bin Muhammad At-Tanafasy (233 H). Bakat dan kegigihan yang dimiliki Ibnu Majah membawanya berkelana ke penjuru negeri untuk menekuni bidang hadits. 

Sepanjang hayatnya, seluruh pikiran dan usahanya untuk menulis baik di bidang fikih, tafsir, hadits, dan sejarah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Singkat Imam Bukhari, Buta Sejak Kecil hingga Hafal Ratusan Ribu Hadits

57 tahun lalu

Menhub Luncurkan Buku Biografi, Luhut Kenang Momen Bersama Rampungkan Kereta Cepat hingga FIR

57 tahun lalu

Jelang Akhir Jabatan, Kemenkeu Terbitkan Buku Biografi Sri Mulyani: No Limits, Reformasi dengan Hati

57 tahun lalu

Biografi Moerdiono, Jenderal TNI Tangan Kanan Soeharto yang Bubarkan PKI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal