JAKARTA, iNews.id - Kisah Imam Ibnu Majah, perawi hadits sekaligus ahli sejarah mungkin belum banyak yang mengetahui detailnya. Berikut ulasan lengkap sosok Imam Ibnu Majah, perawi hadits dengan kitabnya yang masyhur Sunan Ibnu Majah.
Imam Ibnu Majah adalah nama yang populer di kalangan umat Islam, setidaknya ketika setelah menulis hadis dalam kitabnya Sunan ibn Majah.
Sebutan tersebut berkaitan erat dengan gelar ayahnya. Sementara itu, al-Qazwini juga dianggap sebagai nama lain yang dinisbatkan kepada Ibnu Majah, karena tempat tersebut merupakan tempat ia tumbuh dan berkembang.
Imam Ibnu Majah memiliki nama lengkap Abu Abdullah Muhammad ibnu Yazid Ibnu Majah al-Ruba’iy al-Qazwiniy al-Hafid dengan nama kunya (nisbah) Abu Abdullah. Imam Ibnu Majah lahir di Qazwin, Iran pada tahun 209 H./824 M.
Ibnu Majah hidup pada masa pemerintahan dinasti Abbasiyah, tepatnya pada masa kepemimpinan Khalifah al-Ma’mun (198 H/813 M) sampai akhir kepemimpinan Khalifah al-Muqtadir (295 H/908 M).