Khutbah Jumat Halal Bihalal: Jangan Tinggalkan Kebiasaan Baik di Bulan Ramadhan 

Komaruddin Bagja
Khutbah Jumat Halal Bihalal (Foto : Istimewa)

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian dia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, itu seperti puasa sepanjang tahun.” [HR. Muslim].

Nabi menjelaskan bahwanysa satu kebaikan itu dilipat-gandakan menjadi sepuluh kebaikan. Satu bulan Ramadhan sama denga sepuluh bulan. Dan enam hari dikalikan sepuluh sama dengan enam puluh hari atau dua bulan. Dengan demikian sama dengan satu tahun.

Oleh karena itu ibadallah, siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian disertai dengan enam hari puasa Syawwal bagaikan berpuasa sepanjang tahun. Apabila ada yang bertanya, ‘Mengapa harus di bulan Syawwal, tidak di bulan Dzul Qa’dah atau Dzul Hijjah misalnya? Mengapa tidak berpuasa enam hari di bulan-bulan lainnya supaya terhitung satu tahun? Kita jawab ‘Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lah yang mengaitkannya dengan Syawwal’.

Beliau kaitkan dengan Syawwal ini karena ada faidahnya. Para ulama merenungkan faidah-faidahnya, di antaranya:

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

57 tahun lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

57 tahun lalu

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,5%, Didorong Geliat Ramadan

57 tahun lalu

Menag Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H: Puasa Perkuat Empati dan Kepedulian Sesama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal