Khutbah Gerhana Bulan: Melawan Takhayul, Mitos, dan Klenik dengan Ilmu

Kastolani Marzuki
Muslim mendengarkan khutbah. (Foto: Antara)

1. CHINA, NAGA MURKA

Orang-orang China mempercayai bahwa gerhana bulan terjadi disebabkan kemarahan seekor naga yang berukuran besar sedang murka hingga mampu melahap bulan mentah-mentah. Istilah dalam bahasa China disebutkan sebagai “CHIH ” atau memangsa. Demi menyelamatkan bulan, manusia kemudian membuat semacam keributan di bumi. Tujuannya adalah agar sang naga kembali memuntahkan bulan. Salah satu caranya adalah dengan memukul-mukul alat musik perkusi,  membunyikan petasan besar atau apa saja yang serba berisik. Tradisi ini masih dilestarikan hingga sekarang.

2. JEPANG, RACUN PARA DEWA

Bagi orang Jepang, gerhana bulan adalah saat dimana para dewa mulai menebarkan racun hitam pekat ke seluruh penjuru dunia. Saking pekatnya racun tersebut hingga langit malampun menjadi gelap total. Masyarakat Jepang dahulu biasanya langsung mengambil tindakan serentak dengan melindungi sumur-sumur mereka. Menutupi sumber air minum tersebut dengan benda apa saja. Sejumlah laki-laki yang memiliki nyali kemudian berjaga di tepi sumur lengkap dengan samurai hingga gerhana bulan lewat.

3. PRANCIS, SETAN TURUN KE DUNIA

Salah satu rajanya yang bernama Louis (tidak dijelaskan Louis ke berapa) tewas dalam histeria dan ketakutan menyayat.  Ini karena disaat dia sedang tidur,  mendadak terbangun dalam gulita, terlebih ketika melongok keluar jendela tidak dijumpainya tampilan bulan. Louis tewas setelah sebelumnya berteriak-teriak keras bahwa setan sebentar lagi akan turun ke dunia.

4. JAMAICA, PELAYAN DEWA

Colombus sang penjelajah lautan, Dalam pelayarannya, terdampar di Jamaica karena kapalnya mengalami kerusakan sangat parah. Colombus tahu perbaikan akan menyita banyak tenaga dan waktu di tempat asing tersebut. Anak buahnya yang tak seberapa, tak mungkin hanya fokus memperbaiki kapal saja. Mereka juga harus mencari bahan makanan selama proses perbaikan berlangsung. Hal ini tentu akan makin memperlama keberadaan mereka di Jamaica. Kebetulan sekali gerhana bulan terjadi. Colombus kemudian menggunakan ilmu pengetahuannya untuk membohongi masyarakat. 

Colombus berkata pada penduduk lokal bahwa mereka harus segera membantu dirinya dan crew kapal mencarikan makan dan minum sebelum dewa junjungannya marah dan bulan ditelannya bulat-bulat. Semula penduduk tak percaya, namun ketika bulan benar-benar menghilang, penduduk ketakutan. Mereka lantas berduyun-duyun secara sukarela melayani Colombus sang pelayan dewa, hingga kapalnya berhasil kembali berlayar. Lengkap dengan berbagai perbekalan berlimpah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fenomena Gerhana Bulan Blood Moon Hiasi Langit Indonesia

57 tahun lalu

5 Keutamaan Shalat Gerhana Bulan bagi Umat Islam, Nomor 3 Momen Mohon Ampunan

57 tahun lalu

7 Hikmah Gerhana Bulan Menurut Islam, Nomor 2 Bikin Manusia Sadar Dunia Sementara

57 tahun lalu

Doa Setelah Sholat Gerhana Bulan 3 Maret 2026, Teks Arab, Latin, dan Artinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal