Isi Perjanjian Aqabah Pertama dan Kedua, Ini Sejarah serta Latar Belakangnya

Kastolani Marzuki
Masjid Nabawi di Kota Madinah merupakan masjid yang dibangun Nabi Muhammad SAW saat hijrah ke Madinah. (Foto: iNews.id)

Setelah orang-orang Yatsrib tersebut mengucapkan baiat, mereka diminta Rasulullah SAW agar memilih 12 pemimipin dan wakil mereka dalam melaksanakan tanggung jawab atas keselamatan kaumnya masing- masing, yakni sembilan orang perwakilan suku Khazraj dan 3 orang dari suku Aus.

Sepulang dari Mekah mereka mengajak sanak famili dan kerabat mereka untuk memeluk agam Islam. Usaha mereka berhasil dengan sangat baik. Sehingga pada saat Rasulullah Saw. hijrah ke Yatsrib pada Tanggal 12 Rabiul Awwal bertepatan pada Tanggal 22 September 622 M, pengikut agama Islam di Yatsrib sudah lebih dari 500 orang.

Gangguan Kaum Musyrikin

Sejak awal perjalanan kenabiannya di kota Makkah yang merupakan tanah kelahiran Nabi SAW, kaum Musyrikin selalu mengganggu dakwah Rasulullah SAW. 

Muslim yang merasa tak nyaman diperkenankan Nabi hijrah ke Habasyah sampai dua kali. Nabi pun memilih Thaif, kota di luar Makkah, sebagai sasaran dakwahnya. 

Tak mendapat sambutan baik di Thaif, Nabi kembali ke Makkah, hingga pada 621 Masehi, datanglah 12 orang Yatsrib yang ingin masuk Islam. Nabi membaiatnya di Aqabah. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Peristiwa di Bulan Dzulqa'dah, Nomor 3 Bikin Umat Islam Sedih

57 tahun lalu

Pedang dan Rambut Rasulullah SAW Dipamerkan di Gedung Laga Satria Bogor

57 tahun lalu

10 Bacaan Sholawat di Bulan Syaban bagi Umat Islam agar Dapat Syafaat Nabi

57 tahun lalu

Sejarah Shalat 50 Waktu jadi 5 Waktu dalam Isra Miraj, Berawal Protes Nabi Musa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal