Isi Perjanjian Aqabah Pertama dan Kedua, Ini Sejarah serta Latar Belakangnya

Kastolani Marzuki
Masjid Nabawi di Kota Madinah merupakan masjid yang dibangun Nabi Muhammad SAW saat hijrah ke Madinah. (Foto: iNews.id)

Penduduk Yatsrib yang terkenal memiliki sifat ramah, lemah lembut, dan suka menolong itu berjanji untuk setia dan melindungi keselamatan dan keamanan dakwah Nabi SAW.

Baiat tersebut dikenal dengan nama Baiat Aqabah Pertama ( Baiat al-Aqabah al-Ula) atau Baiat an-Nisa’ (Baiat Wanita). Hal itu karena di antara mereka terdapat seorang wanita, yaitu Afra binti Ubaid Ibnu Tsa’labah. Dialah wanita Yatsrib pertama yang berbaiat kepada Rasulullah SAW. 

Berikut Isi Perjanjian Aqabah Pertama:

1. Tidak mempersekutukan Allah.

2. Tidak berdusta.

3. Tidak mencuri.

4. Tidak membunuh anak-anak perempuan.

5. Tidak memfitnah.

6. Tidak melakukan hal-hal tercela.

7. Akan tetap setia kepada Allah dan Rasul-Nya.

Satu tahun setelah Baiat Aqabah pertama, yakni pada tahun ke-13 kenabian (622 M) sebanyak 75 orang penduduk Yatsrib (ada riwayat yang menyebutkan 73) dipimpin oleh Al-Barra bin Ma’rur bersama Mush’ab bin Umair datang ke Mekah meminta agar Rasulullah SAW hijrah ke Yatsrib.

Nabi SAW memanggil Mush’ab dan meminta keterangan tentang perkembangan dakwah Islam di Yatsrib. Setelah mendengar penjelasan Mush’ab tentang keberhasilannya dalam mengajarkan agama Islam di sana, dengan didampingi pamannya yang bernama Abbas bin Abdul Muthalib, akhirnya Nabi Saw. menemui penduduk Yatsrib di Aqabah pada saat tengah malam.

Pada pertemuan itu penduduk Yatsrib meminta dengan sangat agar Rasulullah SAW berhijrah ke Yatsrib dan bersedia menjadi pemimpin bagi mereka di sana. Pada malam itu juga mereka berbaiat kepada Rasulullah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Peristiwa di Bulan Dzulqa'dah, Nomor 3 Bikin Umat Islam Sedih

57 tahun lalu

Pedang dan Rambut Rasulullah SAW Dipamerkan di Gedung Laga Satria Bogor

57 tahun lalu

10 Bacaan Sholawat di Bulan Syaban bagi Umat Islam agar Dapat Syafaat Nabi

57 tahun lalu

Sejarah Shalat 50 Waktu jadi 5 Waktu dalam Isra Miraj, Berawal Protes Nabi Musa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal