Beberapa orang tersebut percaya bahwa petunjuk akan datang dalam mimpi setelah melaksanakan salat Istikharah. Padahal, kepercayaan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Menurut Syaikh Masyhur Hasan Salman Hafizhahullah, setan bisa saja menggunakan mimpi untuk mempermainkan manusia. Dengan demikian, tidak mempercayai hal-hal yang seolah menjadi petunjuk dalam mimpi adalah cara terbaik.
Alih-alih mempercayai mimpi, seseorang yang telah melakukan shalat Istikharah lebih baik mengikuti kehendak hatinya pada sesuatu yang menurutnya telah mantap. Imam An-Nawawi bahkan pernah mengatakan, "Jika seseorang melakukan istikharah, maka lanjutkanlah apa yang menjadi keinginan hatinya.”
Maka apabila ingin mendapat petunjuk, segera lakukan salat Istikharah dan renungi keputusan yang membuat hati Anda merasa yakin. Cara mengerjakan salat tersebut tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan salat sunnah dua rakaat lainnya.
Umat Islam harus memulainya dengan niat dan takbiratul ihram serta diakhiri dengan salam. Satu-satunya pembeda hanya berasal dari bacaan niatnya.