Sementara itu, mereka yang berhak menerima zakat fitrah terpilah menjadi 8 golongan. Delapan golongan penerima zakat fitrah adalah: orang fakir; orang miskin; orang yang berutang (tak mampu bayar); amil (pengurus zakat); riqab (budak yang ingin memerdekakan dirinya); mualaf; sabilillah (orang berjuang bagi kepentingan Islam); dan ibnu sabil (orang kehabisan biaya di perjalanan).
Dalil tentang zakat fitrah, atau yang berhubungan dengan zakat fitrah, terdapat dalam sejumlah ayat Al-Quran dan hadist. Contoh dalil tentang zakat fitrah dalam ayat Al-Quran dan hadist adalah sebagai berikut:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat tersebut engkau membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah: 103)
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
“Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama dengan orang-orang yang ruku.” (QS. Al-Baqarah: 43)