Lalu Ali ibn Abi Thalib keluar menandinginya, keduanya terlibat dalam pertempuran selama sesaat, dan pada akhirnya sahabat Ali ra berhasil membunuhnya. Peristiwa ini merupakan pertanda akan datangnya pertolongan dari Allah dan kemenangan.
Bergelar Karramallahu Wajhah
Sayidina Ali digelari atau didoakan dengan karromallahu wajhah karena dua alasan:
1. Wajahnya tidak pernah bersujud kepada selain Allah SWT sejak sebelum memeluk Islam
2. Mata Sayidina Ali tidak pernah melihat kemaluan sendiri, lebih-lebih milik orang lain. Walupun beliau istinja', beliau berusaha memalingkan wajahnya untuk tidak sampai melihat kemaluannya.