66. فِيْهِمَا عَيْنٰنِ نَضَّاخَتٰنِۚ
Fiihimaa 'ainaani naḍhḍhookhataan
Di dalam keduanya (surga itu) ada dua buah mata air yang memancar.
67. فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
fa bi`ayyi aalaa`i rabbikumaa tukadzdzibaan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
68. فِيْهِمَا فَاكِهَةٌ وَّنَخْلٌ وَّرُمَّانٌۚ
Fīhimaa faakihatuw wa nakhluw wa rummaan
Di dalam kedua surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima.
69. فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
fa bi`ayyi aalaa`i rabbikumaa tukadzdzibaan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
70. فِيْهِنَّ خَيْرٰتٌ حِسَانٌۚ
Fiihinna khairaatun ḥisaan
Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita.
71. فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
fa bi`ayyi aalaa`i rabbikumaa tukadzdzibaan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
72. حُوْرٌ مَّقْصُوْرٰتٌ فِى الْخِيَامِۚ
Kḥụurum maqṣụraatun fil-khiyaam
Bidadari-bidadari yang dipelihara di dalam kemah-kemah.
73. فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
fa bi`ayyi aalaa`i rabbikumaa tukadzdzibaan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
74. لَمْ يَطْمِثْهُنَّ اِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَاۤنٌّۚ
Lam yaṭhmits-hunna insung qablahum wa laa jaann
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia maupun oleh jin sebelumnya.
75. فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
fa bi`ayyi aalaa`i rabbikumaa tukadzdzibaan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
76. مُتَّكِـِٕيْنَ عَلٰى رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَّعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍۚ
Muttaki`iina 'alaa rafrafin khuḍriw wa 'abqariyyin ḥisaan Mereka bersandar pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
77. فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
fa bi`ayyi aalaa`i rabbikumaa tukadzdzibaan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
78. تَبٰرَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِى الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِ
tabaarakasmu rabbika dzil-jalaali wal-ikraam
Mahasuci nama Tuhanmu Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.
Demikian Al Quran Surat Ar-Rahman ayat 1-78 lengkap terjemahan Indonesia yang bisa diamalkan setiap saat untuk meraih keutamaannya, salah satunya adalah agar selalu senantiasa bisa mensyukuri nikmat-Nya.