8 Macam-macam Puasa Sunnah, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

Inas Rifqia Lainufar
Macam macam puasa sunnah (Foto: Ilustrasi/Ist)

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya: Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR. Muslim no. 1163).

Namun, Nabi Muhammad juga puasa pada hari sebelumnya, yakni tanggal 9 Muharram atau puasa tasu'a di akhir usianya.

Dari Ibn Abbas, berkata, "Jika aku masih hidup sampai masa (bulan) depan, aku akan melaksanakan puasa pada hari yang ke-9 dan 10 (Muharram).” (HR. Muslim).

5.Puasa Syaban

Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan:

لَمْ يَكُنِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Senin Kamis di Bulan Rajab, Arab, Latin, dan Artinya

57 tahun lalu

Niat Puasa Senin Kamis untuk Meminta Sesuatu agar Keinginan Terkabul

57 tahun lalu

Kisah Jenderal Kopassus Selalu Salat Malam di Medan Tempur, Mohon Petunjuk Sang Ilahi

57 tahun lalu

5 Amalan Bulan Syaban yang Dianjurkan bagi Muslim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal