Artinya: Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa. (HR. Tirmidzi no. 747).
Puasa Daud dilakukan dengan cara sehari berpuasa dan hari berikutnya tidak. Sebagai contoh, Anda berpuasa di hari Senin tapi tidak berpuasa di hari Selasa lalu berpuasa lagi di hari Rabu dan tidak berpuasa di hari Kamis adalah bentuk puasa Daud.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أحَبُّ الصِّيَامِ إلى اللهِ صِيَامُ دَاوُدَ، وَأحَبُّ الصَّلاةِ إِلَى اللهِ صَلاةُ دَاوُدَ: كَانَ يَنَامُ نِصْفَ الليل، وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ، وَكَانَ يُفْطِرُ يَوْمًا وَيَصُوْمُ يَوْمًا
Artinya: Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Nabi Daud. Shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur separuh malam, dan bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya. Beliau biasa berbuka sehari dan berpuasa sehari. (HR. Bukhari no. 3420 dan Muslim no. 1159).
Disunnahkan bagi setiap muslim untuk berpuasa selama tiga hari setiap bulan Hijriah. Namun, hari yang utama ada pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulannya atau biasa dikenal dengan istilah ayyamul biidl.