5. Puasa di Hari Arafah Dapat Menghapus Dosa
Melaksanakan puasa Arafah bukan hanya sekadar menjalankan ibadah sunnah yang datang setiap tahunnya, tetapi juga menjadi momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus memperbaiki kualitas iman.
Di tengah kesibukan dan rutinitas kehidupan sehari-hari, menyempatkan diri untuk berpuasa pada hari yang mulia ini merupakan bentuk investasi spiritual yang membawa keberkahan, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Qotadah. Disebutkan bahwa Nabi SAW bersabda:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ
Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang.” (HR Muslim)
Jadi, yang dimaksud dengan menghapus dosa dua tahun adalah setahun sebelumnya dan setahun setelahnya. Sebagian ulama menerangkan bahwa dosa yang dimaksud di sini adalah dosa kecil yang berkenaan langsung dengan Allah. Adapun dosa yang menyangkut sesama manusia, maka hal itu harus diselesaikan terlebih dahulu hak adaminya.
Itulah ulasan keutamaan Hari Arafah bagi umat Islam yang perlu diketahui dan dimanfaatkan sebaik mungkin dengan memperbanyak dzikir dan doa.
Wallahu A'lam