JAKARTA, iNews.id - Apa yang terlintas ketika membaca atau mendengar tentang kesehatan mental atau mental health? Pasti yang terbayang adalah orang dengan tekanan hidup yang tinggi hingga depresi.
Ya masalah tentang kesehatan mental memang jadi perhatian di beberapa negara, tak terkecuali di Indonesia. Faktanya saat ini bahkan Indonesia memasuki situasi darurat perundungan. Ditambah lagi berdasarkan penelitian 1 dari 3 remaja di Indonesia terkena gangguan kesehatan mental.
Berdasarkan Rapor Pendidikan 2022 yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, bahwa 25 persen peserta didik di Indonesia mengalami berbagai bentuk perundungan atau bullying. Realita tersebut diperkuat dengan data dari sebuah aplikasi kesehatan, yakni pada 2022 mencatat ada +/- 60.000 generasi muda usia 15-30 tahun melakukan konsultasi ke pskiater dan psikolog seputar masalah kesehatan mental.
Mental health issue juga dipicu oleh banyak hal, di antaranya ekonomi, kesepian, masalah pekerjaan, trauma masa lalu, tekanan dari pasangan, dan lainnya. Psikolog Chitra Ananda Mulia MPsi bahkan mengatakan 1 dari 2 orang di Indonesia, dan 1 dari 3 remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental. Lalu apa yang dapat kita kontribusikan untuk menjadi bagian dari solusi dan perubahan akan masalah tersebut?
Joe Taslim, Aktor dan Martial Art Expert sekaligus Brand Ambassador Sunguard All-In-One mengatakan orangtua berperan penting menjaga kesehatan mental anak. Orang tua juga wajib memberi perhatian dan dukungan saat anak mengalami masalah bahkan perundungan di sekolah.