Waspada! Daging Sate Gosong Bisa Picu Kanker, Begini Kata Menkes

Dani M Dahwilani
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat mengolah sate pada momen kurban Idul Adha. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat mengolah sate pada momen kurban Idul Adha. Bagian daging yang gosong atau menghitam disebut berpotensi memunculkan zat karsinogen yang dapat menjadi pemicu kanker jika dikonsumsi berlebihan.

Tradisi membakar sate memang sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia saat Hari Raya Idul Adha. Namun, di balik kelezatan sate, terdapat risiko kesehatan apabila proses pembakaran dilakukan hingga daging dan lemak hangus.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan bahwa bagian hitam pada sate merupakan karsinogen yang terbentuk akibat proses pembakaran.

“Kalau kita makan sate, pasti ada yang hitam-hitam seperti ini. Ini namanya karsinogen, penyebab kanker,” kata Budi, dikutip Jumat (29/5/2026).

Dia menuturkan, potensi munculnya karsinogen tidak hanya berasal dari daging yang gosong, tetapi juga dari lemak hewan yang ikut terbakar saat proses memanggang sate. Lemak disebut lebih cepat hangus dan memicu terbentuknya zat berbahaya tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Apes! Pemuda Terbakar usai Tuang Bensin ke Arang untuk Bakar Sate di Tangsel

57 tahun lalu

Idul Adha, Masjid Istiqlal Salurkan 10.728 Bungkus Daging Kurban Isi 1 Kg per Paket

57 tahun lalu

Demokrat Jakarta Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

57 tahun lalu

Senangnya Warga Pasar Minggu Dapat Daging Kurban dari BRI Area Warung Buncit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal