Lebih lanjut, Ahli Paru Prof Erina Burhan menjelaskan, droplet atau percikan air liur itu bisa dari batuk atau bersin. Artinya, jika seseorang yang terinfeksi virus HMPV, lalu batuk dan bersin, percikan air liurnya itu membawa virus dan bisa menyebar ke orang lain.
"Selain itu, virus HMPV juga bisa menular lewat kontak dengan permukaan yang terkontaminasi. Jadi, penularannya mirip dengan influenza atau Covid-19," ungkap Prof Erlina.
Setelah virus HMPV masuk ke tubuh, bagian tubuh mana yang diserang? Simak pembahasannya sampai selesai.
Prof Erlina mengungkapkan, virus HMPV umumnya menyerang saluran pernapasan bagian atas, seperti hidung dan tenggorokan. Makanya, gejala infeksi virus HMPV itu demam, batuk, pilek, atau sakit tenggorokan.
"Namun, pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, atau individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah, infeksi bisa menyebar sampai ke saluran pernapasan bawah," papar Prof Erlina.
"Ketika saluran pernapasan bagian bawah yang diserang, infeksi virus HMPV bisa menyebabkan pasien mengalami masalah pneumonia atau bronkitis," tambahnya.
Jadi, begitu cara penularan virus HMPV dan apa yang terjadi pada tubuh jika infeksi menyerang. Semoga informasi ini bermanfaat sebagai upaya pencegahan.