Suka Pamer Pencapaian di Medsos Fix NPD? Ini Kata Psikolog

Muhammad Sukardi
Psikolog ingatkan tidak langsung labeli seseorang NPD. (Foto: Youtube)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena flexing atau memamerkan pencapaian di media sosial kini makin akrab di kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda. Mulai dari unggahan promosi jabatan, liburan, hingga pencapaian karier kerap memunculkan komentar netizen yang langsung menyebut seseorang memiliki gangguan narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD).

Padahal menurut Psikolog Klinis Veny Oktaviani, tidak semua orang yang terlihat narsis di media sosial bisa langsung disebut mengalami NPD.

"Narsistik yang merupakan ciri dari kepribadian itu sebenarnya ada dalam diri kita. Kadang kita perlu narsis juga, misalnya saat naik gaji atau dipromosikan lalu ingin upload story dan kasih tahu teman-teman. Itu hal yang wajar," ujar Veny dalam podcast Hola Dok, Senin (25/5/2026).

Veny menjelaskan, masyarakat perlu memahami perbedaan antara personality traits atau ciri kepribadian dengan personality disorder atau gangguan kepribadian.

Menurutnya, semua orang pada dasarnya memiliki sifat narsistik, perfeksionis, pemalu, atau ambisius. Namun pada kondisi normal, sifat tersebut masih fleksibel dan menyesuaikan situasi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
3 hari lalu

Gen Z Rentan Alami Gangguan Mental, Medsos Biang Keroknya?

Health
3 hari lalu

1,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Kecemasan Mendominasi!

Photo
9 hari lalu

Ribuan Ibu Hamil Ikuti Meditasi Kesehatan Mental, Resmi Tercatat MURI

Health
31 hari lalu

Rusak Kesehatan Mental, Begini Cara Lepas dari Kecanduan Pornografi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal