Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri merekomendasikan konsumsi natrium tidak lebih dari 2.000 miligram per hari atau setara sekitar 5 gram garam.
Karena itu, masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi makanan tinggi garam, termasuk makanan cepat saji, saus kemasan, makanan instan, hingga camilan olahan. Membiasakan membaca informasi nilai gizi pada kemasan juga dapat membantu mengontrol asupan natrium setiap hari.
Menkes Budi pun mengajak masyarakat yang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi natrium untuk rutin memeriksa tekanan darah. Dia menyarankan masyarakat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis di Puskesmas agar hipertensi dapat dideteksi sejak dini sebelum menimbulkan komplikasi.
"Jadi kalau kalian punya hobi makan seperti ini, udah cepat-cepat ke Puskesmas, ikuti itu cek kesehatan gratis untuk apa? Untuk mengecek hipertensinya," pungkasnya.