Selain makan sambil bermain handphone, Budi juga memberikan nilai rendah untuk kebiasaan makan sambil rapat. Aktivitas tersebut mendapat skor 2 dari 10 karena membuat seseorang tidak fokus terhadap makanan yang sedang disantap.
“Jadi kita enggak fokus ke makannya. Kadang-kadang kita makan, kadang-kadang kita meeting,” ujar dia.
Sementara itu, kebiasaan makan terburu-buru memperoleh nilai 3 dari 10. Budi mengingatkan pentingnya mengunyah makanan dengan baik sebelum ditelan agar proses makan berjalan optimal.
“Makan buru-buru, waktu kita SD diajarin bahwa kalau ngunyah harus 32 kali sebelum telat. Gimana coba bisa telat?,” ucap dia.
Di sisi lain, makan menggunakan tangan mendapat nilai 7 dari 10. Menurut Budi, cara makan tersebut boleh dilakukan selama kebersihan tangan tetap terjaga.