Selain Lahirkan Bayi Prematur, Ini Risiko Menikah di Usia Muda yang Harus Diwaspadai

Siska Permata Sari
Menikah di usia muda banyak risikonya seperti bayi lahir prematur. (Foto: AFP/Loic Venance)

Tak hanya berpotensi melahirkan bayi stunting dan prematur, wanita yang melahirkan di usia muda juga berisiko terkena gangguan hipertensi selama kehamilan, fistula, anemia, hingga risiko tinggi kematian neonatal.

Oleh sebab itu, kata dia, penting untuk mengunakan mindset generasi milenial dan generasi Z untuk menghindari pernikahan di usia dini. Selain itu juga mengedukasi anak-anak muda terkait persiapan menikah dan mengasuh anak (parenting).

“Jadi yang pertama, secara psikologis harus siap, kemudian kemampuan ekonomi, dan yang berikutnya siap secara biologis. Jika secara biologis sudah siap, maka Insyaallah juga semuanya akan menjadi baik,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Nasional
20 hari lalu

Tri Yulia Rizki Ananda Raih Women's Inspiration Award 2026, Bertekad Hapus Stunting dengan MBG

Health
21 hari lalu

Akses Kesehatan Reproduksi Perempuan Masih Terbatas, UNFPA Indonesia Ungkap Faktanya!

Nasional
1 bulan lalu

Hashim Ungkap Asal-Usul Program MBG: Digagas Prabowo sejak 2006

Health
3 bulan lalu

Angka Anak Stunting di Indonesia Masih Tinggi, Butuh Perhatian Semua Pihak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal