Psikolog Ungkap Relationship dan Finansial Picu Masalah Mental Generasi Muda

Muhammad Sukardi
Psikolog Offie Dwi Natalia memberi penjelasan tentang art therapy. (Foto: Muhammad Sukardi)

Terkait dengan mengendalikan emosi, jika Anda tidak tahu bagaimana menumpahkan emosi yang bergejolak di dalam diri, maka art therapy bisa menjadi solusinya. 

Art therapy menjadi salah satu cara meluapkan emosi dalam diri. (Foto: Muhammad Sukardi)

Ya, art therapy memungkinkan seseorang menuangkan emosinya dalam bentuk melukis. Tidak ada lukisan yang jelek atau bagus dalam sesi art therapy, malah dari lukisan itu profesional bisa membantu mencarikan solusi dari permasalahan dalam diri Anda. 

"Art therapy ini kerap kali dipakai untuk penanganan masalah mental pada anak-anak, karena mereka biasanya sulit menceritakan apa yang dirasa," kata Offie. 

"Nah, dengan melukis, si anak bebas menumpahkan semua emosinya di situ. Dari lukisan itu, profesional akan membacanya dengan keilmuan dia, lalu memberi penafsiran dan solusi terbaik," tambahnya. 

Jadi, siapa yang menyangka kalau melukis itu bisa menjadi sarana meluapkan emosi dan membantu memperbaiki kondisi mental.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada! Ini Tanda-Tanda Kamu Terjebak dalam Abusive Relationship Menurut Psikolog

57 tahun lalu

Disiksa Pasangan Bertahun-tahun tapi Tidak Pergi? Ini yang Terjadi pada Korban

57 tahun lalu

Tren Pernikahan Outdoor Semakin Disukai Generasi Muda, Vila Pribadi Jadi Favorit?

57 tahun lalu

Perindo Dorong Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran di Pemilu 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal