Peserta KB Turun Selama Pandemi Covid-19, Begini Upaya BKKBN Cegah Baby Boom

Siska Permata Sari
Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, SpOG (K) di acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 tahun. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

“Penurunan 10 persen ini harus disikapi dengan cepat, maka BKKBN sejak Maret sudah menggandeng bidan. Kita ajak untuk memberikan pelayanan door to door di beberapa wilayah agar kegiatan bisa bekerja sama dengan mitra-mitra,” ucapnya.

Acara Harganas 2020 ini, BKKBN juga memberikan pelayanan KB serentak sejuta akseptor di seluruh Indonesia, dengan total target layanan hingga 1.381.142 akseptor.

“Kami berharap dengan ini dapat menurunkan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), keguguran, mencegah kehamilan yang tidak dikehendaki, angka kelahiran tidak melonjak, dan tidak menjadi baby boom,” kata dr Hasto.

Tempat pelayanan KB sejuta akseptor ini dilakukan di Puskesmas, Praktek Mandiri Bidan (PMB), kunjungan rumah, rumah sakit/faskes, dan pelayanan KB bergerak. Pelayanan itu berupa pelayanan KB baru, KB ulangan, dan KB ganti cara. Adapun jenis pelayanan KB meliputi pil, kondom, IUD, implan, MOW, dan MOP.

"BKKBN dalam rangka tetap memberikan pelayanan prima pada masyarakat di masa pandemi, tentunya harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang aman dan ketat,” ucapnya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Indonesia Memasuki Masyarakat Menua, BKKBN: Lansia Perlu Perhatian Serius

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal