Pentingnya Perempuan Paham Edukasi Menstruasi dan Kesehatan Reproduksi 

Vien Dimyati
Pentingnya paham kesehatan reproduksi (Foto: Medlife)

Normalnya, lanjut dr Dyana, menstruasi keluar selama 5-7 hari. Kurang atau lebih dari jangka waktu itu boleh konsultasi ke dokter. Menstruasi juga ada masa pra-ovulasi dan fase ovulasi.

"Dari fase ovulasi sampai fase pra ovulasi terjadi pematangan sel telur yang ada di indung telur," kata dia.

Devy Yheanne, Country Leader of Communications and Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia mengatakan, ada banyak stigmatisasi mengenai menstruasi yang disebabkan karena faktor ekonomi.

"Dampaknya, hanya 63 persen remaja perempuan di Indonesia yang memiliki pengetahuan memadai saat menghadapi menstruasi pertama (menarke), serta 44 persen merasa takut, terkejut, dan tertekan ketika hal itu terjadi. Bahkan, satu dari lima remaja perempuan tidak memahami menstruasi secara biologis," kata Devy.

Dia berharap melalui inisiatif pendidikan WiSTEM2D (Women in Science, Technology, Engineering, Math, Manufacturing, and Design) dapat meningkatkan akses perempuan terhadap informasi kesehatan menstruasi berbasis sains secara nyaman dan terbuka. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan Kehilangan Zat Besi saat Menstruasi, Ini Makanan Wajib Dikonsumsi

57 tahun lalu

Kenapa Perempuan Jadi Lebih Lapar Menjelang Haid? Ini Penjelasan Ahli

57 tahun lalu

Jangan Sembarangan Makan saat Haid, Kebutuhan Nutrisi Perempuan Berubah Setiap Fase Menstruasi

57 tahun lalu

Infertilitas Makin Banyak Dialami Pasangan Muda Indonesia, Apa Penyebabnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal