Seiring bertambahnya usia, tubuh kita tak mampu lagi menghasilkan generasi protein sendiri. Karenanya, kita perlu menyerap dari lingkungan luar. Nah, sedangkan ikan salmon dikenal kaya protein untuk pembentukan sel-sel baru yang diproduksi di kulit kita dan mengandung protein yang diperlukan.
Cara kerja perawatan DNA ikan salmon melalui beberapa tahapan. Pertama, dokter akan mengoleskan krim pemati rasa pada bagian kulit untuk membantu mengurangi nyeri suntikan. Lalu, teknik injeksi dilakukan menggunakan jarum yang sangat halus di bawah permukaan kulit. Proses yang dilakukan dengan meletakan material PDRN pada lapisan kulit atau lapisan dermis.
Hasil tindakan ini bisa dilihat dalam beberapa minggu ke depan. Bisa diinjeksi dalam interval kurang lebih 3-4 minggu. Nantinya pasien akan dilakukan evaluasi apakah perlu tindakan lagi atau tidak.
Setelah penyuntikan, kulit pasti akan terlihat merah. Namun, tidak berlangsung lama bekas kemerahan akan hilang dengan sendirinya sehari sampai dua hari setelah penyuntikan. Hasil perawatan akan terasa pada beberapa minggu setelah penyuntikan.
Suntik DNA ikan salmon juga dikenal sebagai bentuk perawatan kulit yang minim rasa sakit. Sepanjang pengujian yang dilakukan, risiko infeksi yang ditimbulkan dari perawatan ini juga sangat minim. Bagi yang berminat, Anda bisa melakukan perawatan ini setiap 15 hari sekali atau sesuai dengan petunjuk dari dokter masing-masing.
Berikut adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan dari melakukan perawatan suntik DNA ikan salmon.
- Menyembuhkan kerusakan kulit
- Meningkatkan elasitas kulit
- Meratakan warna kulit
- Mengurangi kerutan di wajah secara alami
- Menjaga kelembapan
- Kemampuan kulit untuk beregenerasi
- Kulit menjadi lebih bersinar