Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kulit Kusam usai Liburan, Ini 5 Langkah Sederhana agar Wajah Kembali Cerah
Advertisement . Scroll to see content

Stimulasi Kolagen Jadi Tren Baru Perawatan Kulit, Ini Kata Dokter

Rabu, 15 April 2026 - 13:03:00 WIB
Stimulasi Kolagen Jadi Tren Baru Perawatan Kulit, Ini Kata Dokter
Ilustrasi wajah sehat. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Tren perawatan kulit terus berkembang, namun para ahli mengingatkan kesehatan kulit tidak bisa dicapai secara instan tanpa pendekatan yang tepat. Salah satu aspek penting yang kini banyak disorot adalah stimulasi kolagen

Perawatan kulit dengan stimulasi kolagen berperan besar dalam menjaga elastisitas dan kualitas kulit dalam jangka panjang. Menjadi pertanyaan sekarang, apakah treatment ini aman dilakukan secara rutin? 

Dokter Estetika Jayanata Clinic Surabaya dr Amelia Gonta menjelaskan bahwa kolagen merupakan fondasi utama kulit sehat. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami tubuh akan menurun, sehingga memicu berbagai masalah seperti kulit kendur, kusam, hingga munculnya garis halus.

Dokter Estetika dr Amelia Gonta. (Foto: Istimewa)
Dokter Estetika dr Amelia Gonta. (Foto: Istimewa)

"Perawatan kulit seharusnya tidak hanya fokus pada hasil cepat, tetapi juga bagaimana menjaga kesehatan kulit dari dalam. Stimulasi kolagen menjadi kunci penting," ujarnya pada iNews.id, Rabu (15/4/2026).

Salah satu metode yang kini banyak digunakan adalah teknologi collagen stimulator, seperti Juvelook. Perawatan ini bekerja dengan merangsang produksi kolagen secara bertahap melalui kombinasi bahan aktif seperti Poly-D,L-lactic Acid (PDLLA) dan Hyaluronic Acid (HA).

Berbeda dengan perawatan instan, metode ini membutuhkan pendekatan yang lebih presisi. Mulai dari analisis kondisi kulit, teknik injeksi, hingga jumlah sesi harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Jika dilakukan secara tepat, hasilnya cenderung lebih natural dan bertahan lebih lama.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut