Ngidam Makanan Asin Jadi Sinyal Kondisi Kesehatan Tubuh, Jangan Diabaikan!

Mei Sada Sirait
Garam atau natrium memang penting bagi tubuh, tetapi jika keinginan muncul berlebihan, ada beberapa faktor yang perlu diwaspadai. (Foto: Ilustrasi/AI)

Sindrom Bartter
Gangguan ginjal langka ini membuat tubuh tidak mampu menyerap natrium dengan baik. Natrium banyak terbuang melalui urine sehingga tubuh “meminta” asupan garam.

Cystic Fibrosis
Kondisi genetik ini menyebabkan tubuh kehilangan natrium lebih banyak melalui keringat. Kebutuhan garam pun menjadi lebih tinggi.

Migrain
Sebagian penderita migrain cenderung mengidam makanan asin. Hal ini diduga sebagai respons tubuh untuk meredakan sakit kepala.

Meski sesekali ngidam asin masih tergolong normal, kondisi ini perlu diwaspadai jika terjadi terus-menerus dan disertai gejala lain. Tubuh hanya membutuhkan sekitar 500 mg natrium per hari, sementara konsumsi berlebih dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Karena itu, penting untuk memperhatikan frekuensi ngidam serta tanda yang muncul agar kondisi kesehatan tetap terjaga.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Kuliner
4 tahun lalu

5 Cara Mengatasi Masakan Keasinan, selain Kentang Ada Asam dan Krim

Internasional
4 tahun lalu

Wow, Sumpit, Sendok dan Mangkuk Ini Bisa Bikin Masakan Asin Tanpa Pakai Garam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal