Menurut Farhan, takaran yang dianjurkan pun tergolong sederhana. Cukup dua hingga tiga cangkir kopi per hari sudah dapat membantu meminimalkan potensi kepikunan hingga 18 persen.
Dia menerangkan, kandungan kafein dalam kopi berperan meningkatkan aliran darah ke otak. Dengan begitu, suplai oksigen dan nutrisi menjadi lebih optimal sehingga pembuluh darah tidak cepat mengalami kerusakan.
“Karena pembuluh darah yang rusak adalah salah satu penyebab utama demensia,” cetus Farhan.
Tak hanya kopi, teh juga bisa menjadi alternatif minuman yang bermanfaat bagi kesehatan otak. Farhan menyebut, satu hingga dua cangkir teh per hari juga dinilai cukup untuk memberikan efek serupa.
“Satu sampai dua cangkir per hari. Jadi pas pagi lagi ngopi atau minum teh, kita tahu ini bukan cuma sebuah ritual, tapi ternyata ini juga investasi buat otak kita puluhan tahun ke depan,” ujarnya.
Meski demikian, dia tetap mengingatkan agar konsumsi kopi dan teh tidak berlebihan serta disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Gaya hidup sehat secara menyeluruh tetap menjadi kunci utama dalam menjaga fungsi kognitif hingga usia lanjut.