Minum Air Terlalu Banyak saat Marathon Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Pelari marathon disarankan tidak minum terlalu banyak air. (Foto: Istimewa)

Ia menambahkan bahwa kebutuhan cairan menjadi salah satu perhatian utama dalam penyelenggaraan marathon yang melibatkan puluhan ribu peserta. Aspek keselamatan dan kenyamanan pelari menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan.

Sementara itu, Sales & Marketing Director Mayora Group, Riko Sistanto, mengatakan bahwa hidrasi yang baik tidak hanya ditentukan oleh jumlah cairan yang diminum, tetapi juga kandungan mineral yang menyertainya.

"Tubuh tidak hanya membutuhkan cairan, tetapi juga asupan mineral yang membantu proses hidrasi berjalan lebih optimal," ujar Riko.

"Karenanya, Le Minerale terus berkomitmen untuk menjaga kualitas produk dan mineral yang terkandung di dalamnya, hingga proses produksi yang menerapkan pengawasan kualitas yang ketat," tambahnya.

Para pelari pun diimbau untuk memenuhi kebutuhan cairan secara bertahap selama perlombaan dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi air dalam satu waktu. Dengan menjaga keseimbangan cairan dan mineral, tubuh dapat tetap bekerja optimal sehingga performa saat marathon tetap terjaga hingga mencapai garis finis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demam Marathon Melanda! Dokter Ungkap Pentingnya Mineral bagi Pelari

57 tahun lalu

Antusiasme Meningkat, BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti 45.000 Pelari

57 tahun lalu

Digiland Run 2026 Pecah! Half Marathon 21K Siap Guncang Jakarta, Diikuti 15.000 Pelari

57 tahun lalu

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Waspadai Gejala Pembesaran Prostat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal