Minum Air Terlalu Banyak saat Marathon Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Pelari marathon disarankan tidak minum terlalu banyak air. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id — Beberapa pelari menganggap semakin banyak minum air saat marathon maka semakin baik untuk tubuh. Padahal, faktanya tidak demikian.

Ya, para ahli mengingatkan bahwa kebutuhan hidrasi saat olahraga ketahanan tidak hanya soal jumlah cairan yang diminum, tetapi juga keseimbangan mineral dalam tubuh.

Saat berlari dalam waktu lama, tubuh kehilangan cairan dan mineral dalam jumlah besar melalui keringat. Jika kondisi tersebut tidak diimbangi dengan asupan yang tepat, performa pelari dapat menurun dan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

Medical Director Jakarta International Marathon (JAKIM) dr Andhika Raspati, SpKO, menjelaskan bahwa kualitas air mineral yang dikonsumsi pelari menjadi salah satu faktor penting dalam proses hidrasi tubuh.

"Pada olahraga ketahanan seperti marathon, tubuh kehilangan cairan dan mineral melalui keringat dalam jumlah yang cukup besar," ujar dr. Andhika dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demam Marathon Melanda! Dokter Ungkap Pentingnya Mineral bagi Pelari

57 tahun lalu

Antusiasme Meningkat, BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti 45.000 Pelari

57 tahun lalu

Digiland Run 2026 Pecah! Half Marathon 21K Siap Guncang Jakarta, Diikuti 15.000 Pelari

57 tahun lalu

Anak Bisa Kena DBD Berkali-kali, IDAI Sarankan Vaksinasi demi Perlidungan Maksimal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal