Di Indonesia, Maharva Clinic menjadi fasilitas pertama yang mengadopsi teknologi ini. Dokter Aji Bayu Chandra M Biomed selaku pemilik klinik menyebut pemilihan perangkat tersebut didasarkan pada pendekatan science-based dan results-driven treatment yang menjadi filosofi layanan mereka.
"Kami memilih teknologi yang aman, teruji, dan memberikan manfaat nyata bagi pasien," ujarnya.
Meski teknologi semakin canggih, para ahli mengingatkan bahwa hasil perawatan tetap bergantung pada evaluasi kondisi kulit, indikasi medis, serta kompetensi tenaga profesional yang melakukan tindakan.
Radiofrequency, termasuk teknologi multi-frekuensi, bukan solusi instan untuk semua kondisi kulit. Konsultasi menyeluruh tetap diperlukan untuk menentukan apakah seseorang cocok menjalani prosedur tersebut.