Produk obat derivat plasma digunakan untuk menangani berbagai penyakit dengan kebutuhan medis yang tinggi.
Salah satunya adalah hemofilia, kelainan pembekuan darah yang menyebabkan penderita mengalami perdarahan lebih lama karena kekurangan faktor pembekuan.
Selain itu, terapi ini juga dibutuhkan pasien dengan primary immunodeficiency (gangguan kekebalan tubuh primer), yaitu kondisi ketika sistem imun tidak mampu melawan infeksi secara optimal sehingga penderita lebih mudah terserang penyakit.
Obat derivat plasma juga digunakan pada sejumlah penyakit saraf autoimun, seperti Guillain-Barré Syndrome (GBS) dan Chronic Inflammatory Demyelinating Polyneuropathy (CIDP). Pada kondisi tersebut, sistem kekebalan tubuh justru menyerang saraf sehingga dapat menyebabkan kelemahan otot hingga kelumpuhan apabila tidak segera ditangani.
Di samping itu, albumin yang berasal dari plasma juga banyak dimanfaatkan dalam penanganan pasien dengan penyakit hati, luka bakar berat, syok, maupun kondisi kritis lain yang membutuhkan penggantian protein dalam darah.