Mengenal Obat Derivat Plasma, Terapi Penyelamat Nyawa yang Kini Akan Diproduksi di Indonesia

Muhammad Sukardi
Ilustrasi obat derivat plasma. (Foto: Ilustrasi AI)

Penyakit Apa Saja yang Membutuhkan Terapi Ini?

Produk obat derivat plasma digunakan untuk menangani berbagai penyakit dengan kebutuhan medis yang tinggi.

Salah satunya adalah hemofilia, kelainan pembekuan darah yang menyebabkan penderita mengalami perdarahan lebih lama karena kekurangan faktor pembekuan.

Selain itu, terapi ini juga dibutuhkan pasien dengan primary immunodeficiency (gangguan kekebalan tubuh primer), yaitu kondisi ketika sistem imun tidak mampu melawan infeksi secara optimal sehingga penderita lebih mudah terserang penyakit.

Obat derivat plasma juga digunakan pada sejumlah penyakit saraf autoimun, seperti Guillain-Barré Syndrome (GBS) dan Chronic Inflammatory Demyelinating Polyneuropathy (CIDP). Pada kondisi tersebut, sistem kekebalan tubuh justru menyerang saraf sehingga dapat menyebabkan kelemahan otot hingga kelumpuhan apabila tidak segera ditangani.

Di samping itu, albumin yang berasal dari plasma juga banyak dimanfaatkan dalam penanganan pasien dengan penyakit hati, luka bakar berat, syok, maupun kondisi kritis lain yang membutuhkan penggantian protein dalam darah.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indonesia Cetak Sejarah! Jadi Negara Pertama di Asia Tenggara Bangun Ekosistem Plasma Nasional

57 tahun lalu

Kabar Baik! Indonesia Segera Punya Bank Plasma Nasional, Pasien Penyakit Langka Diuntungkan

57 tahun lalu

Catat! Menkes Budi Ingatkan Bahaya Saus Kemasan, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Yoghurt Belum Tentu Sehat! Menkes Budi Ungkap Fakta Mengejutkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal