Mengenal Inovasi Baru Alat Kesehatan hingga Sistem Digitalisasi RS

Vien Dimyati
Inovasi alat kesehatan di era digitalisasi (Foto: Ist)

Yudha menargetkan sekitar 2.500 pengunjung, utamanya adalah para pelaku layanan fasilitas kesehatan, baik itu yang mengikuti rangkaian seminar dan workshop, maupun yang datang untuk pameran, serta masyarakat umum. Pengunjung dapat masuk tanpa berbayar dan tidak perlu registrasi daring. Jangan lewatkan pula pemeriksaan kesehatan gratis yaitu cek gula darah, lemak darah, golongan darah dan kolesterol total. Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan kegiatan donor darah yang dilakukan PMI Kota Medan.

"Pameran ini adalah fasilitas yang mempertemukan penyedia alat-alat kebutuhan rumah sakit dengan konsumen sekaligus menyediakan informasi produksi teknologi terkini, terutama kalangan perumahsakitan di Medan serta Sumatera Utara. Pameran ini kami harapkan juga bisa menjadi pusat pameran alat-alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit di wilayah Indonesia bagian barat, terutama Pulau Sumatera," ujar dia.

Yudha optimistis, pameran kesehatan ini dapat menjadi pendorong tumbuh kembangnya industri alat kesehatan sekaligus memenuhi kebutuhan rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. "Dengan mengunjungi pameran, kami berharap dokter, perawat, serta praktisi kesehatan, dapat mengetahui teknologi dan perkembangan alat kesehatan dalam negeri dan luar negeri," ujar Yudha .

Selain itu, masyarakat umum dapat mengetahui alat kesehatan yang sederhana dan bisa digunakan sehari-hari di rumah seperti termometer, tensimeter, dan nebulizer.

Dukung Transformasi Kesehatan

Sementara itu, Ketua Persi Wilayah Sumatera Utara dr Syaiful M.Sitompul mengatakan, tema yang dipilih dalam seminar dan workshop perumahsakitan ke-12 Persi Wilayah Sumatera Utara berangkat dari 6 Pilar Transformasi Penopang Kesehatan Indonesia yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Pada pilar keenam berbunyi Transformasi Teknologi Kesehatan.

"Tantangan kesehatan di masa datang terjadi ketika informasi semakin cepat, tepat dan akurat. Penyelenggaraan ini untuk mendukung kalangan rumah sakit dan anggota Persi Wilayah Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk aspek digitalisasi," katanya.

Pada acara ini, dr Syaiful juga memperkenalkan sistem elektronik rekam medis yaitu sistem manajemen generic open source versi 2 dengan membuka stand khusus agar masyarakat perumahsakitan mendapat informasi secara lengkap. Dia juga menekankan pentingnya rumah sakit mengakses informasi tentang alat-alat kesehatan yang sudah mempunyai teknologi digital yang akan memungkinkan tenaga medis bekerja lebih efektif, cepat, tepat dan akurat.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus DBD pada Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala Kritis yang Harus Diwaspadai

57 tahun lalu

Riset Johns Hopkins Ungkap Rokok Elektrik di Indonesia Masih Ramah Remaja

57 tahun lalu

Benarkah Bakso hingga Siomay Bisa Meningkatkan Hipertensi? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Anak Bisa Kena DBD Berkali-kali, IDAI Sarankan Vaksinasi demi Perlidungan Maksimal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal