Masih Kuat Olahraga meski Merokok? Dokter Ingatkan VO2 Max Bisa Turun

Niko Prayoga
Masih banyak orang yang merasa tetap bugar dan mampu berolahraga berat meski memiliki kebiasaan merokok. (Foto: Ilustrasi AI)

“Ketika Anda menyombongkan diri di media sosial bahwa Anda olahraganya keren, Anda larinya kencang, Anda atletis tapi Anda merokok, itu adalah dua hal yang kontradiktif. Karena ada yang namanya itu VO2 max. Kalau VO2 max itu diganggu dengan asap rokok atau polusi juga, itu juga akan mengganggu kinerja dari paru,” ucapnya.

Sebab itu, dr Tirta mengimbau masyarakat yang gemar berolahraga untuk mulai meninggalkan kebiasaan merokok. Dengan berhenti merokok, tubuh berpeluang memperoleh pasokan oksigen yang lebih optimal sehingga performa olahraga juga dapat meningkat.

“Dan buat teman-teman yang larinya kencang tapi ngerokok, kalau kalian berhenti ngerokok, otomatis insyaallah pasti VO2 max-nya akan lebih bagus, pace-nya akan lebih kencang, angkatannya akan lebih banyak. Itu kalau dari saya,” kata dr Tirta.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Menarik! Rutin Main Basket Bisa Memperpanjang Umur hingga 2,7 Tahun

57 tahun lalu

Kapolri Gelar Pekan Olahraga Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Pertandingkan 8 Cabang

57 tahun lalu

Sudah Pasang Ring Jantung, Tio Pakusadewo Tak Kapok Merokok

57 tahun lalu

Komentar Menkes soal FOMO Lari Marathon: Gak Apa-Apa, Itu Lifestyle yang Keren!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal