Dia melanjutkan, "Betapa pengaruhnya apa pun yang kita masukkan ke mulut kita ini."
Di kesempatan itu, dr Gia pun menegaskan bahwa benar selama Ramadhan berlangsung, jumlah pasien di IGD rumah sakit umumnya berkurang atau menurun. Tapi, setelah Lebaran, jumlah pasiennya naik kembali.
"Pas Lebaran naik lagi jumlah pasiennya. Pada lupa menahan diri lagi, bablas! Semuanya dimakan, pagi sampai malam terus saja makan apa yang ada di rumah," ungkap dr Gia.
Hal itu juga yang membuat penyakit seperti serangan jantung dan stroke bermunculan setelah Lebaran.
"Serangan jantung, stroke terjadinya after Lebaran," kata dr Gia.