Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Annastasya Rizqa
Kasus kanker payudara di Indonesia disebut lebih tinggi dibandingkan Inggris, terutama dari sisi keterlambatan deteksi dan penanganan. (Foto: Ilustrasi/AI)

Kanker kolorektal juga menempati posisi atas dalam daftar kasus terbanyak. Begitu pula kanker paru yang jumlahnya cukup signifikan di kedua negara, meski terdapat faktor risiko berbeda.

Namun, ada sejumlah perbedaan mencolok yang dipengaruhi gaya hidup masyarakat. Di Indonesia, angka kanker paru dinilai cukup tinggi, salah satunya berkaitan dengan kebiasaan merokok yang masih kuat di kalangan masyarakat.

“Kontrol lifestyle itu ada yang memang di Indonesia lebih tinggi dari Inggris karena perbedaan kultur atau gaya hidup,” kata dr Suyanto.

Deteksi Dini Jadi Pembeda Utama

Dr Suyanto menilai, salah satu perbedaan terbesar antara Inggris dan Indonesia terletak pada tahap saat kanker terdiagnosis. Di Inggris, kemungkinan kanker ditemukan pada stadium dini lebih besar dibandingkan di Indonesia.

Hal ini berkaitan dengan sistem layanan kesehatan, kesadaran masyarakat, serta akses terhadap pemeriksaan dan teknologi diagnostik yang lebih merata. Program skrining rutin membuat pasien di Inggris cenderung memeriksakan diri sebelum gejala berat muncul.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 jam lalu

Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa

21 jam lalu

Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!

1 hari lalu

Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Penyelewengan, Ibaratkan Kanker

2 hari lalu

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris, Janji Pulihkan Stabilitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal