"Kami sudah memulai program vaksin dari usia 11-12 tahun, di kelas 5 sampai 6 SD. Alasannya mereka belum pernah berhubungan seksual. Hingga saat ini program tersebut sudah berjalan hampir 90 persen," ungkapnya.
Lebih lanjut, Managing Director MSD Indonesia George Stylianou mengungkapkan digelarnya Ngobrolin HPV Run guna mendorong masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatannya. Sebab, saat ini banyak yang khawatir untuk memeriksakan kesehatannya, terutama terkait HPV.
"Kami berkomitmen untuk terus memberikan edukasi terkait bahaya HPV dan ancaman kanker serviks bagi masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa langkah preventif yang disertai pengetahuan yang tepat dapat meningkatkan kualitas kesehatan generasi Indonesia," ucapnya.
"Kami berharap dapat mendorong lebih banyak individu untuk mengambil tindakan pencegahan seperti vaksinasi dan skrining, guna mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas kanker serviks," lanjut George.