Gula Rendah GI: Kunci Gaya Hidup Sehat dan Performa Olahraga Optimal

Dini Listiyani
Gula Rendah GI: Kunci Gaya Hidup Sehat dan Performa Olahraga Optimal (Foto: SMA)

Gula Rendah GI: Apa Itu dan Apa Manfaatnya?

Gula rendah GI, seperti yang ditemukan pada gula lontar, gula kelapa, dan kurma, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Menurut Jennifer, gula dengan GI rendah membantu menghindari lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Ini sangat bermanfaat, terutama bagi para atlet atau mereka yang ingin menjaga berat badan. Dengan kadar gula darah yang lebih stabil, tubuh dapat menghindari kelelahan mendadak dan tetap prima selama latihan.

Selain itu, Momo juga membagikan pengalamannya memasukkan gula rendah GI ke dalam pola makan hariannya. Ia sering mengonsumsi camilan dengan kandungan gula rendah GI sebelum memulai latihannya, seperti apel atau makanan yang terbuat dari gula lontar. "Rasanya enak, dan tubuh terasa lebih bertenaga saat berolahraga,” kata Momo.

Gaya Hidup Sehat dengan Gula Rendah GI

Mengonsumsi makanan yang tepat sebelum berolahraga juga bisa membantu menghindari masalah seperti rasa mual atau kram perut yang kerap dialami oleh pemula. Jennifer menyarankan untuk tidak makan terlalu banyak sebelum olahraga, namun tetap menjaga asupan gula rendah GI yang cukup agar tubuh mendapatkan energi yang dibutuhkan tanpa menimbulkan masalah pencernaan.

Selain itu, Jennifer juga menjelaskan pentingnya mengombinasikan asupan gula rendah GI dengan makanan sehat lainnya, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran. “Ini bukan hanya untuk menjaga gula darah stabil, tapi juga penting untuk kesehatan pencernaan dan jantung,” tambahnya.

Menjaga Performa dengan Asupan yang Seimbang

Bagi para sport lovers, menjaga pola makan yang sehat dan seimbang adalah kunci untuk meningkatkan performa. Momo sendiri mengaku rutin menjaga asupan makanannya, terutama dengan memperhatikan kandungan gula dalam setiap camilannya. Selain itu, ia juga menjaga rutinitas latihannya dengan konsisten, seperti yang sering ia bagikan di media sosial.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komentar Menkes soal FOMO Lari Marathon: Gak Apa-Apa, Itu Lifestyle yang Keren!

57 tahun lalu

Minum Air Terlalu Banyak saat Marathon Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Demam Marathon Melanda! Dokter Ungkap Pentingnya Mineral bagi Pelari

57 tahun lalu

Tak Hanya Jago Main Game, Ini Cara Refa Ardhi Bangun Komunitas hingga Tembus 1 Juta Subscriber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal