Ejakulasi Rutin Baik untuk Sperma, dr Tirta Ingatkan Tak Boleh Dilakukan Setiap Hari

Niko Prayoga
dr Tirta mengingatkan ejakulasi rutin bukan berarti harus dilakukan setiap hari, apalagi hingga berkali-kali dalam sehari. (Foto: Ilsutrasi/AI)

Sebelumnya, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Translational Andrology and Urology Volume 15 Nomor 2 pada 28 Februari 2026 mengungkap dampak jarak waktu ejakulasi terhadap kualitas sperma.

Hasil penelitian tersebut menyebut pria yang tidak melakukan ejakulasi selama lebih dari empat hingga tujuh hari cenderung memiliki volume semen lebih banyak. Namun kondisi ini justru berpotensi menyebabkan sperma menumpuk dan mengendap.

Penumpukan tersebut dapat menurunkan motilitas atau kemampuan gerak sperma. Selain itu, risiko kerusakan DNA pada sperma juga dapat meningkat.

Sederhananya, meski jumlah sperma terlihat lebih banyak, kualitasnya justru bisa menurun. Hal ini tentu dapat memengaruhi tingkat kesuburan pria.

Sebaliknya, pria yang memiliki masa pantang ejakulasi lebih pendek, yakni kurang dari dua hari, diketahui memiliki kualitas sperma yang lebih segar. Kondisi tersebut juga dapat meminimalisir kerusakan DNA pada sperma.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Salah Kaprah! Ini Hubungan Ejakulasi Rutin dan Risiko Kanker Prostat

57 tahun lalu

Rutin Ejakulasi Bikin Sperma Sehat atau Encer? Ini Faktanya

57 tahun lalu

Ahli Urologi Bantah Tidak Ejakulasi Bisa Sebabkan Kanker Prostat, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Mau Puaskan Pasangan? Begini Cara Mengatasi Ejakulasi Dini pada Pria

57 tahun lalu

Penyebab Ejakulasi Dini dan Cara Mengatasinya, Pria Bisa Masturbasi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal