“Data menunjukkan hanya sekitar 50 persen dari pasien hipertensi yang patuh minum obat. Banyak faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat," ujar dr Devie Caroline, melalui keterangan virtualnya belum lama ini.
Menurut dr Caroline, ada beberapa alasan pasien hipertensi tidak minum obat, antara lain karena pasien hipertensi merasa sehat, lupa minum obat, mereka memilih obat tradisional dan selain itu takut efek samping obat.
"Oleh sebab itu, diperlukan beberapa strategi supaya pasien hipertensi menjadi patuh minum obat,” ujar dr. Devie.
Hal senada diungkapkan Ketua Pokja Hipertensi PERKI dr. Badai Bhatara Tiksnadi. Menurutnya, tekanan darah seseorang harus terkontrol dengan target sesuai dengan penyakit penyertanya.
“Pasien hipertensi sebaiknya tetap meminum obat hipertensi yang disarankan dokter untuk menjaga tekanan darah tidak naik. Harus dipastikan, diagnosis hipertensi dilakukan dengan teknik pengukuran yang benar dan akurat," katanya.