"Jadi, jika terpapar pangan yang terkontaminasi, anak-anak itu lebih mudah sakit dan gejala bisa lebih berat, serta dapat mengganggu pertumbuhannya," tambah dr Yohan.
Di kesempatan yang sama, dr Yohan menyarankan agar masyarakat harus sangat berhati-hati mengikuti konten yang viral, apalagi terkait dengan sesuatu yang dikonsumsi. Pada raw milk ini misalnya.
Selain risiko yang sudah dijelaskan sebelumnya, mengkonsumsi raw milk juga dapat menyebabkan penyakit dan kerusakan organ seperti liver dan ginjal.
"Meskipun raw milk itu direbus hingga mendidih, tetap tidak disarankan. Sebab, kandungan gizi di dalam susunya jadi berkurang, tidak sebagus susu yang dipasteurisasi," ungkap dr Yohan.
Jadi, itu dia penjelasan kenapa raw milk atau susu sapi mentah tanpa pasteurisasi tidak direkomendasikan untuk diminum.