Dalam pernyataannya, dr Dicky juga mengklarifikasi bahwa tidak benar bahwa tes PCR dipakai untuk pengecekan asidosis. Menurut dr Dicky, informasi yang disampaikan Dharma sangat keliru.
"Tes PCR tidak dipergunakan untuk mendeteksi asidosis ataupun gangguan keseimbangan asam basa dalam tubuh," tegas dr Dicky.
Apa sebenarnya asidosis itu? Baca terus berita ini sampai selesai.
Asidosis sendiri adalah kondisi medis di mana cairan tubuh memiliki kadar asam yang terlalu tinggi dan biasanya didiagnosis melalui tes darah yang mengukur pH darah.
"Jadi, bukan melalui tes PCR," ungkap dr Dicky.
"PCR adalah teknik yang sangat spesifik untuk mendeteksi materi genetik dan tidak ada kaitannya dengan pengukuran kadar asam dalam tubuh. Oleh karena itu, klaim yang menyatakan tes PCR bisa mendeteksi asidosis, sepenuhnya sangat salah," katanya.