Dharma Pongrekun Sebut Tes PCR Tidak untuk Covid-19 tapi Asidosis, Cek Faktanya di Sini

Muhammad Sukardi
Ilustrasi tes PCR untuk Covid-19. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Calon Gubernur Jakarta 2024 Dharma Pongrekun mengatakan bahwa tes PCR atau polymerase Chain Reaction tidak untuk Covid-19, melainkan asidosis. Pernyataan ini memicu polemik di masyarakat.

Masyarakat sudah sangat familiar dengan informasi bahwa PCR untuk tes Covid-19. Dengan keluarnya pernyataan Dharma Pongrekun itu, memicu tanda tanya besar. Benarkah informasi itu? Cek faktanya di berita ini. 

Epidemiolog Griffith University Australia dr Dicky Budiman menerangkan kalau informasi yang disampaikan Dharma Pongrekun tidak tepat. Sebab, PCR adalah metode pemeriksaan Covid-19 yang sudah diakui dunia, baik itu dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) maupun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

"PCR itu gold standard dalam pemeriksaan Covid-19 dengan mengidentifikasi keberadaan virus SARS-CoV2 yang menjadi penyebab penyakit," kata dr Dicky saat dihubungi iNews.id, Senin (7/10/2024).

Dokter Dicky menjelaskan, metode pemeriksaan PCR digunakan untuk memperbanyak materi genetik RNA dan DNA dalam sampel, sehingga dapat dianalisis lebih mudah. Dalam konteks Covid-19, tes PCR digunakan untuk mendeteksi RNA dari virus SAR-CoV2 penyebab Covid-19.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Denise Chariesta Positif Hamil Tanpa Suami? Ini Faktanya

57 tahun lalu

Viral Jule Diisukan Hamil Anak Safrie, Faktanya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal