Kombinasi kedua yang perlu dihindari adalah tempe dengan es teh manis. Dia menjelaskan, kandungan tanin pada teh dapat menghambat penyerapan zat besi nabati yang terdapat pada tempe sehingga berpotensi meningkatkan risiko tubuh mudah lelah hingga kekurangan darah apabila menjadi kebiasaan.
"Dua, lauk tempe dibarengin teh manis. Zat besi nabati di tempe gampang keblokir tanin di teh. Itu lho yang bikin rasanya agak sepet. Lama-lama ini bisa bikin kita gampang lelah dan rentan kurang darah. Kasih jeda satu sampai dua jam kalau mau ngeteh," katanya.
Sementara itu, kombinasi ketiga adalah gorengan yang dikonsumsi bersama es teh manis. Menurut dr Cecep, minyak pada gorengan membuat proses pengosongan lambung berlangsung lebih lama sehingga gula dari teh bertahan lebih lama di dalam darah. Di sisi lain, kandungan lemak pada gorengan juga dapat meningkatkan kadar trigliserida.
"Tiga, gorengan pakai es teh manis. Minyak gorengan bikin lambung lama kosong. Jadi gula tehnya ketahan lebih lama di darah, plus lemaknya bikin trigliserida (lemak darah) naik," ucap dr Cecep.
Dia mengingatkan, kebiasaan mengonsumsi kombinasi makanan tersebut secara terus-menerus dapat meningkatkan kadar kolesterol. Karena itu, dia menyarankan memilih teh tawar apabila ingin menikmati gorengan.
"Kalau keseringan, kolesterol ikut naik juga lho. Kalau pas makan gorengan, mending teh tawar. Emang sih sesekali boleh saja, tapi kombo kayak gini jangan diwajari buat tiap hari," katanya.