Bukan Keringat Bau, Ini Penyebab Aroma Menyengat Setelah Makan Bawang

Niko Prayoga
dr Tirta menjelaskan penyebab sebenarnya aroma menyengat setelah mengonsumsi bawang. (Foto: Ilustrasi/AI)

"Kalau aktivitas hepar-nya proper, maka bau badannya akan cepat hilang dan tergantung dari mikrobioma kulit. Kalau orang yang kemproh (kurang menjaga kebersihan) maka bakteri akan banyak, sehingga ketika keringat dan bau bawang, ya orangnya akan semakin bau bawang," katanya.

Dia menegaskan, munculnya bau badan setelah mengonsumsi bawang bukan berarti seseorang tidak menjaga kebersihan diri. Kondisi tersebut merupakan bagian dari proses metabolisme alami yang terjadi di dalam tubuh.

Meski demikian, menjaga kebersihan kulit tetap penting untuk membantu mengurangi aroma yang timbul. Selain itu, pola makan yang seimbang dan menjaga kesehatan organ hati juga dapat membantu tubuh memproses senyawa sulfur dengan lebih baik.

Fenomena ini sekaligus menjawab anggapan yang selama ini berkembang di masyarakat. Jadi, bukan keringat yang menjadi sumber utama bau menyengat setelah makan bawang, melainkan senyawa sulfur yang diproses tubuh dan kemudian berinteraksi dengan bakteri di permukaan kulit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Makan Jengkol Tak Cuma Bikin Bau Urine, Dokter Ingatkan Risiko Cedera Ginjal

57 tahun lalu

Makan Bawang dan Jengkol Bikin Bau Badan, Mitos atau Fakta?

57 tahun lalu

Seafood, Telur hingga Kacang-kacangan Bisa Memperparah Bau Badan, Mengapa?

57 tahun lalu

Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodorant, Dokter Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal