Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makan Jengkol Tak Cuma Bikin Bau Urine, Dokter Ingatkan Risiko Cedera Ginjal
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Keringat Bau, Ini Penyebab Aroma Menyengat Setelah Makan Bawang

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:53:00 WIB
Bukan Keringat Bau, Ini Penyebab Aroma Menyengat Setelah Makan Bawang
dr Tirta menjelaskan penyebab sebenarnya aroma menyengat setelah mengonsumsi bawang. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, keringat sebenarnya tidak memiliki aroma menyengat. Bau yang muncul berasal dari interaksi antara senyawa sulfur yang keluar melalui kulit dengan bakteri yang hidup di permukaan tubuh.

Bakteri tersebut memecah senyawa AMS dan menghasilkan aroma tajam yang identik dengan bawang. Sebab itu, seseorang bisa tetap mengeluarkan bau khas bawang meski sudah selesai makan beberapa jam sebelumnya.

Bahkan, aroma tersebut dapat bertahan cukup lama. Dalam beberapa kasus, bau bawang dapat tercium hingga satu sampai dua hari setelah dikonsumsi, tergantung kondisi metabolisme tubuh masing-masing orang.

Selain dipengaruhi jenis makanan, tingkat aroma yang muncul juga bergantung pada kesehatan organ hati. Hati memiliki peran penting dalam memecah senyawa sulfur agar dapat dikeluarkan tubuh dengan lebih efektif.

dr Tirta mengatakan aktivitas enzim flavin containing monooxygenase (FMO3) di hati turut menentukan seberapa cepat senyawa sulfur tersebut diproses. Jika fungsi hati bekerja optimal, aroma yang muncul umumnya lebih cepat hilang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut